Sebuah jurnal perjalanan kami, dalam mengemban misi untuk membangun kembali tembok-tembok kebenaran, agar bangsa ini kembali kepada jalur berkat TUHAN sehingga menjadi terhormat diantara segala bangsa. AMSAL 14:34 & NEHEMIA 2:17
Kamis, Februari 19, 2009
JODOH TAK KAN LARI KEMANA PART UNO / 1
MATERI MINI SEMINAR LOVE SEX DATING
Pendahuluan
Di dalam kehidupan manusia, ada banyak point penting di dalam fase-fase kehidupannya. Salah satu point penting tersebut adalah MENDAPATKAN PASANGAN HIDUP DAN TINGGAL DALAM LEMBAGA KELUARGA YANG SAH MENURUT HUKUM TUHAN.
Firman TUHAN di dalam Kejadian 2:18, dengan jelas menyatakan bahwa manusia adalah mahluk sosial, harus hidup dalam sebuah komunitas untuk meng ekspresikan dirinya sebagai ciptaan Allah.
TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.
Melihat bahwa ini adalah sebuah kenyataan yang pasti dalam kehidupan kita, maka kita harus mulai menyadari dan memahami bahwa KESIMBANGAN dalam sebuah hubungan antar manusia adalah PENTING.
Hubungan antar manusia atau pergaulan memiliki definisi luar biasa didalam bahasa aslinya,
yaitu "homilia", yang berarti sebuah relationship yang menggunakan seluruh aspek kehidupan manusia, baik rohnya, jiwanya, maupun tubuhnya.
Dalam kualitasnya, pergaulan memiliki tiga tingkatan, yaitu Umum, Khusus, Special. Ketiga
tingkatan dalam kualitas ini, yang membedakan adalah bobot pertimbangan yang digunakan dalam pengambilan keputusan tiap-tiap individu.
FASE PERGAULAN UMUM
Fase ini adalah fase penentu dalam membangun sebuah hubungan dengan tingkatan kualitas lebih lagi. Bisa dikatakan bahwa pada fase ini kita sedang MEMBANGUN SEBUAH PONDASI BANGUNAN RELATIONSHIP ANDA.
Dalam fase ini bobot pertimbangan yang dijadikan adalah "kita harus bergaul", dan dalam pergaulan tersebut ada sebuah pilihan yang harus kita ambil, yaitu dengan siapa dan bagaimana wujud pergaulan tersebut. Untuk mengupas hal ini, tidak bisa tidak, kita harus menelusur kembali kepada rancangan TUHAN bagi tiap individu.
Manusia sebagai individu dalam rancangan ALLAH sangatlah jelas di tunjukan oleh Kejadian 1 : 27 = Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Dalam kolose 1 : 16 juga menyatakan bahwa = karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
Jadi manusia secara individu adalah mahluk yang :
1. Diciptakan oleh Allah
2. Memiliki gambaran ALLAH dalam dirinya [karakter]
3. Manusia diciptakan untuk menggenapi tujuan Allah
Dengan menyadari ketiga hal tersebut di atas, manusia secara individu memiliki sebuah tanggung jawab untuk memenuhi ketiga hal tersebut dimanapun, kapanpun dalam situasi apapun.Paulus berkata bahwa adalah sebuah kesesatan ketika kita mengambil keputusan untuk bergaul dengan orang yang buruk bilai-nilai kehidupannya 1 Korintus 15:33 dan Amsal 13:20 menyatakan hal yang lebih jelas lagi. Dengan kata lain dalam fase ini kita harus MEMUTUSKAN untuk memilih dengan benar dengan siapa kita bergaul, karena ketika kita salah memilih pada fase ini kita akan seterusnya salah dalam fase yang berikutnya.
FASE PERGAULAN KHUSUS
Dalam fase ini kita akan menambahkan sebuah bobot pertimbangan yaitu eros, sebuah kasih yang mengikutsertakan kesamaan ketertarikan antar lawan jenis. Jadi tidak hanya Agape dan Filia.
Ini adalah sebuah fase yang akan menjadi malapetaka dalam kehidupan seseorang ketika fase ini dijalani dengan mengutamakan eros saja, disini KESEIMBANGAN dan menjaga nilai-nilai kerajaan Sorga yang kudus adalah sangat penting.Ibrani 12 dan 2 Korintus 7:1 dengan jelas menyatakannya. Fase pergaulan khusus sering juga disebut dalam bahasa saa ini adalah PACARAN. Dan ada sebuah pertanyaan yang penting muncul disini, "kapan seseorang boleh berpacaran ?".Tidak ada jawaban yang memuaskan selain dari jawaban ini, yaitu Kedewasaan dan Mengerti tujuan dari pacaran.
ad.1. KEDEWASAAN
Ada sebuah kata-kata bijak yang mengatakan bahwa "kedewasaan tidak pernah ditentukan oleh usia dan tingkat pendidikan seseorang, tetapi kedewasaan selalu dapat kita temukan dari orang-orang yang bertanggung jawab akan hidupnya dan sesamanya". Jadi belum tentu sudah 17 tahun keatas sudah pasti dewasa ! atau seorang mahasiswa dan umur diatasnya adaah sudahdewasa,..TIDAK ! hal tersebut tidak dapat dijadikan jaminan. Kedewasaan seseorang selalu ditentukan oleh sikap bertanggung jawab dari orang tersebut.
Lalu bagaimana wujud nyata dari sikap bertangung jawab tersebut ?.
[Dalam TULISAN SELANJUTNYA]
Senin, Februari 09, 2009
MAXIMIZED YOUR LIFE
Amsal 3 : 5-6 menyatakan : Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Dalam terjemahan MESSAGE dikatakan Trust GOD from the bottom of your heart; don't try to figure out everything on your own. Listen for GOD's voice in everything you do, everywhere you go; he's the one who will keep you on track.
Sebuah pernyataan yang mengandung kepastian bahwa ketika kita melakukan apa yang dinyatakan dalam dua ayat tersebut maka kita akan memperoleh sebuah kepuasan dalam hidup yang MAXIMAL karena kita berjalan selalu dalam jalur alaias track yang benar.
Apa saja yang harus kita lakukan agar kita memperoleh sebuah kepuasan hidup karena kita selalu berjalan pada jalur yang benar ?
Percayalah
Dalam bahasa aslinya menggunkan kata "batach" artinya percaya penuh dan tidak ada keraguan. Untuk hidup mengalami kepuasan tersebut kita harus percaya dan tidak boleh ragu kepada TUHAN. Yang menjadi pertanyan sekarang TUHAN yang manakah yang akan kita percayai ?. Sebab1 Korintus 8:5 menyatakan bahwa "Sebab sungguhpun ada apa yang disebut "allah", baik di sorga, maupun di bumi--dan memang benar ada banyak "allah" dan banyak "tuhan" yang demikian--". ya .... ada banyak yang disebut allah atau tuhan di muka bumi ini.
KEPADA Y@HOVAH
Amsal 3:5 dalam bahasa aslinya hanya menyebut satu kata yang mewakili keberadaan TUHAN yang harus kita percayai dan sembah, yaitu Y@HOVAH "the existing one" the proper name of the one true God. Saya kok tidak setuju jika ada yang menerima pendapat bahwa Ke Esa-an TUHAN dianggap dengan pendapat bahwa semua agama di dunia ini memiliki TUHAN sesembahan yang sama dengan iman kekristenan kita. TIDAK kita tidak memiliki TUHAN yang sama dengan mereka, 1 Korintus 8:6 menyatakan "namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup." Jadi saya yakinkan anda bahwa tidak ada TUHAN lain selain Y@HOVAH, yang patut kita percayai, dimana ketika dia datang ke Bumi ini dia mengenakan nama YESUS "JEHOVA is OUR SALVATION".
DENGAN SEGENAP HATIMU
Kata segenap menggunakan kata "kowl" yang memiliki definisi TOTALITAS dan kata hatimu menggunakan kata "leb" yang memiliki definisi keseluruhan aspek kehidupan kita, baik dari roh kta, jiwa kita, karakter kita, pemikiran kita,kepribadaian kita, dan seluruh rencana serta keputusan-keputusan kita. Dengan kata lain kita harus memiliki TOTALITAS penyerahan SELURUH aspek hidup kita kepada TUHAN dalam SEGALA PERKARA.
to continued..............
Sabtu, Februari 07, 2009
BAGAIMANA CARA TINGGAL MENYATU DALAM KRISTUS SECARA ALKITABIAH
PELAJARAN 2
Kita sudah membahas pentingnya tinggal di dalam Kristus. Dalam pelajaran ini kita akan belajar bagaimana cara tinggal dalam Kristus yang Alkitabiah, bukan berdasarkan theologi spekulasi manusia, melainkan benar-benar seperti apa yang TUHAN mau.
Satu-satunya dokumen hitam di atas putih yang bisa kita percayai adalah ALKITAB, tidak ada yang lain. Yaitu 39 kitab di perjanjian lama dan 27 kitab pada perjanjian baru. Diluar 66 kitab itu KEKRISTEN yang PRO kepada TESTAMENT tidak mengakuinya, yaitu tambahan kitab yang sering disebut sebagai APOKRIPA. Untuk masalah APOKRIPA ini kenapa kita tidak menggunakannya, akan kita bahas pada pokok bahasan yang lain dan diwaktu yang lain. Saat ini kita akan memfokuskan bagaimana cara kita dapat tingal dalam KRISTUS.
Dan dokument hitam di tas putih yang sering kita sebut sebagai alkitab, menyatakan beberapa hal yang dapat kita teladani agar kita dapat tingal dalam Kristus. Teladan-teladan tersebut adalah :
TELADAN 1 : DENGAN IMAN
Point pertama ini adalah point yang tidak apat ditawar dengan apapun juga !, hanya iman kepada TUHAN YESUS KRISTUS sajalah, maka kita dapat tingal di dalam-Nya. Banyak pemikiran yang tersebar luas menjadi sebuah pengajaran, yang mengatakan bahwa mereka yang diluar kekristenan juga percaya kepada Kristus atau Almasih, tetapi sikap kepercayaan mereka bukan pada KETUHAN YESUS, tetapi HANYA sebagai NABI, GURU BESAR, TOKOH AGAMA pada umumnya.
Efesus 3 : 14 - 21 menyatakan sebuah penyataan yang luar biasa tentang proses tinggal dalam Kristus dan pertumbuhannya. Pada ayat yang ke 17 disana ada penekanan yang jelas "sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih."Dalam terjemahan NKJV : that Christ may dwell in your hearts through faith; that you, being rooted and grounded in love,.
Sekali lagi HANYA iman bahwa YESUS adalah KRISTUS dan TUHAN, maka anda akan bisa tingal iam didalam-NYA.
ref:
NKJV :
But of Him you are in Christ Jesus, who became for us wisdom from Godand righteousness and sanctification and redemption
1 Korintus 1 : 30
TELADAN 2 : TINGGAL TENANG
| Yesaya 30:15-17 | |
| 30:15 | Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan, |
| 30:16 | kamu berkata: "Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: "Kami mau mengendarai kuda tangkas," maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi. |
| 30:17 | Seribu orang akan lari melihat ancaman satu orang, terhadap ancaman lima orang kamu akan lari, sampai kamu ditinggalkan seperti tonggak isyarat di atas puncak gunung dan seperti panji-panji di atas bukit. |
Kamis, Februari 05, 2009
PRINSIP 1 MENYADARI BAHWA SEMUANYA INI TIDAK BISA DILAKUKAN DI LUAR YESUS

PELAJARAN 1
Sebagai orang percaya kita harus menyadari, bahwa YESUS adalah sumber dari segala proses perubahan di dalam hidup kita. TIDAK PEDULI anda dari suku bangsa apa, pendidikan anda setinggi apa, TETAPI ketika anda berjumpa dengan YESUS dan menjadikan Nya TUHAN dan JURU SELAMAT didalam KEHIDUPAN mu, maka kita harus mulaimenyadari hal tersebut.
Berbagai dogma dan doktrin theologia bukanlah FAKTOR PENENTU anda dapat bertumbuh, didalam kekristenan anda. Sebab bukanlah hal-hal yang bersumber dari manusia, yang dapat menjadikan kita bertumbuh, karena apa saja yang bersumber dari manusia SELALU ada KELEMAHAN nya. JADI sekali lagi HANYA YESUS KRISTUS yang dapat kita jadikan sumber bagi pertumbuhan kerohanian kita.
MENGAPA HARUS DIDALAM YESUS ?
"I am the Real Vine and my Father is the Farmer.
TB :
"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Yohanes 15:1
Dalam Yohanes 15:1, YESUS memproklamirkan dirinya kepada manusia, bahwa dialah pokok, atau pohon anggur yang SEJATI. Sebuah pernyataan yang menunjukan bahwa hanya melalui Dia yang adalah sumber aliran nutrisi utama dari pohon anggur, agar dapat bertumbuh dan berbuah.
TIDAK DAPAT ALIRAN NUTRISI KEHIDUPAN DAN MENJADI BERBUAH JIKA DILUAR YESUS !
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
MESSAGE :
"Live in me. Make your home in me just as I do in you. In the same way that a branch can't bear grapes by itself but only by being joined to the vine, you can't bear fruit unless you are joined with me.
Yohanes 15:4
Kita PASTI mengetahui bahwa ilmu pertanian mengaminkan bahwa tidak ada ranting yang dapat berbuah dengan sendirinya, ranting perlu menempel kepada sumber nutrisi yaitu pokok pohon yang utama, yang terdiri dari akar dan batang utama. Demikian juga YESUS menggambarkan diri kita, bahwa HANYA TETAP MENEMPEL didalam Dia, maka akan ada PERTUMBUHAN dan BERBUAH. Hal ini juga dipertegas pada Yohanes 15:5.
MENJADI KERING DAN MATI SERTA DIANGGAP TIDAK LAYAK UNTUK DIPERTAHANKAN, JIKA DILUAR YESUS !
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
MESSAGE :
Anyone who separates from me is deadwood, gathered up and thrown on the bonfire.
Yohanes 15:6
Ranting yang tidak menempel atau lebih tepatnya tinggal didalam pokok pohon utamanya [maksud kata tinggal di dalam adalah menempel dan menyatu untuk dapat menikmati aliran nutrisi kehidupan dari pokok anggur tersebut], dapat DIPASTIKAN akan mengalami KEKERINGAN dan MATI. Karena ranting-ranting tersebut [yang menggambarkan manusia] TIDAK memperoleh ALIRAN NUTRISI yang dibutuhkan.
Conclusi :
Menempel dan menjadi MENYATU dengan YESUS adalah hal yang PRIORITAS PALING UTAMA, dalam kehidupan kita.
NOTE :
Nantikanlah tulisan berikutnya tentang PELAJARAN 2
[ BAGAIMANA CARA TINGGAL MENYATU DALAM KRISTUS SECARA ALKITABIAH]
Selasa, Februari 03, 2009
PARADIGMA PENGHAMBAT

Message :
Look! Listen! GOD's arm is not amputated--he can still save. GOD's ears are not stopped up--he can still hear.
There's nothing wrong with God; the wrong is in you. Your wrongheaded lives caused the split between you and God. Your sins got between you so that he doesn't hear.
Yesaya 59:1-2
Seringkali kita tanpa sadar, melakukan tindakan-tindakan yang mengakibatkan mujizat gagal terjadi atau pertolongan TUHAN jadi terhambat didalam kehidupan kita. Hal kekacauan tersebut sudah jelas dinyatakan di dalam Yesaya 59:1, bahwa penyebab hal tersebut selalu dimulai dari pihak manusianya.
Dalam terjemahan MESSAGE, disana dinyatakan bahwa semua keterlambatan dan tidak terjadinya mujizat adalah karena FAKTOR "wrongheaded lives" dalam Autorized Version dikatakan "iniquities", yang kesemuanya jika diterjemahkan secara bebas kedalam bahasa indoneia memiliki kesamaan definisi yaitu "cara pandang atau pola pandang didalam kehidupannya yang salah sehingga mengakibatkan kesalahan tindakan atau berlaku melawan TUHAN".
Ada sebuah kisah di dalam Alkitab yang dapat kita jadikan teladan dalam kasus ini. Seorang panglima dari negara Aram "NAAMAN"; arti nama ini adalah "keenakan / pleasantness" dan arti Aram adalah "termulia - akbar / exalted", dia mengalami sakit kusta [2 Raj 5:1]. Pada jaman dahulu penyakit ini pada umumnya selalu berakhir dengan kematian. Beruntunglah dia atas pengaturan TUHAN dia memiliki seorang pelayan perempuan dari Israel. Dia mengatakan bahwa ada nabi di daerah Samaria, jika Naaman bertemu dengan nabi itu "Elisa", yang berarti TUHAN adalah KESELAMATAN / God is salvation, maka Naaman akan dapat disembuhkan [2 Raj 5:3].
Setelah sampai kepada Elisa, maka Elisa segera mendapatkan ilham ROH untuk memerintahkan Naaman mandi-berendam di Sungai Yordan sebanyak tujuh kali [2 Raj 5:10]. Sungai Yordan memiliki arti rohani "perendahan diri / hati". Mendengar hal tersebut menjadi heran bercampur jengkel dan marah berkecamuk di dalam hati Naaman. Dia melakukan protes keras, dia tidak habis pikir mengapa Elisa tidak melakukan ACTION alias tindakan-tindakan sebagaimana yang Naaman HARAPKAN, yaitu seperti dukun-dukun atau tabib-tabib pengobatan yang pernah dia temui sebelumnya, atau mungkin kebiasaan-kebiasaan orang sakti yang pernah dia lihat di Aram. Bahkan dia makin tambah panas hatinya ketika mengetahui bahwa dia harus mandi di sungai Yordan, yang tidak seindah dan yang pasti sejernih sungai-sungai di Damsyik [2 Raj 5:11-12], yaitu sungai Abana yang berarti "batu yang mengandung material metal" dan sungai Parpar yang berari "deras atau cepat". Untunglah Naaman memiliki pegawai-pegawai yang berpikir dengan jernih dan BERANI memotivasi Naaman untuk TAAT dan dengan RENDAH HATI bersedia melaksanakan perintah tersebut, singkat cerita ketika Naaman melakukan perintah yang di ucapkan oleh Elisa, maka dirinya mendapatkan kesembuhan.
Bukankah TANPA KITA SADARI, kita masih sering mengambil pola hidup seperti Naaman atau manusia yang hidup dengan model pola dunia yang tidak sesuai dengan kehendak TUHAN, yang memiliki jelas-jelas paradigma yang keliru atau " sebuah cara pandang yang terpola dengan kuat secara keliru", sehingga pola-pola dalam pemikiran kita jadi memiliki standar atau parameter yang keliru juga, akan banyak hal di dalam nilai-nilai kehidupan kita. Hal ini membuat kita menjadi SULIT untuk mengerti, bahkan memahami maksud ALLAH di dalam kehidupan kita.
Kita tidak bisa menerima kehendak ALLAH yang benar, dengan pola tempat penampungan di hati dan pikiran kita yang memiliki pola yang keliru alias tidak sesuai dengan kebenaran ALLAH. Contohnya : lembaran-lembaran puzzle tidak akan pernah dapat ditempatkan dengan sambarangan jika pola-polanya tidak sesuai dengan bentuknya.
Dan juga pola-pola keliru tersebut pada umumnya disebabkan karena sisa-sisa masa pemberontakan kita dahulu sebelum kita mengalami pertobatan yang sejati, yaitu di dalam KRISTUS. Sisa-sisa pola pikir, hidup yang adalah karakter manusia terjajah, budak dan hamba dosa.
Memandang betapa PENTING-nya hal ini; rasul Paulus memandang perlu menulis di dalam ROMA 12:2 agar kita mengalami apa yang disebut dengan pembaharuan budi atau pemikiran. Agar supaya kita dapat MENGERTI tepatnya MEMAHAMI maksud-maksud ALLAH di dalam kehidupan kita. Dan bentuk nyata dari pembaharuan budi HARUSLAH sebuah proses yang jelas, lama waktu yang jelas, dan berparameter / standarnya jelas, serta dimana proses tersebut harus berlangsungpun harus jelas juga. [baca tulisan mendatang mengenai PROSES PEMBAHARUAN BUDI ini]
Amin.
MESSAGE :
Don't become so well-adjusted to your culture that you fit into it without even thinking. Instead, fix your attention on God. You'll be changed from the inside out. Readily recognize what he wants from you, and quickly respond to it. Unlike the culture around you, always dragging you down to its level of immaturity, God brings the best out of you, develops well-formed maturity in you.
ROMA 12 : 2
Senin, Februari 02, 2009
PRINSIP-PRINSIP PERTUMBUHAN ROHANI BAGIAN 1
tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
MENYADARI BAHWA SEMUANYA INI TIDAK BISA DILAKUKAN DI LUAR YESUS
Yohanes 15:4-5
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Ayat-ayat di atas jelas menunjukan kepada kita betapa syarat ini tidak bisa di tawar lagi. Kita tidak akan pernah mengalami pertumbuhan di luar YESUS.
reff :
Roma 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
1 Yohanes 3:7 Anak-anakku, janganlah membiarkan seorangpun menyesatkan kamu. Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar;
YANG HARUS KITA PEGANG.
Markus 12 : 28-34 Menyatakan bahwa ada HUKUM yang terutama dimana di dalam hukum tersebut ada dua hukum yang harus kita kerjakan dan TIDAK DAPAT dipisahkan satu dengan yang lainnya. Karena ini adalah Undang-Undang Dasar KERAJAAN SORGA. Hukum yang HARUS dijadikan sumber inspirasi atau ilham yang mewarnai prinsip-prinsip atau hukum-hukum kehidupan kita dalam KRISTUS yang akan kita hidupi dan alami.
Efesus 4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih. Mungkin kita bisa gambarkan bahwa komunitas adalah barak pelatihan kita. Dan jika kita salah memilih komunitas maka bukan pertumbuhan yang akan kita alami melainkan menjadi mandul atau terbantut alias gagal tumbuh.
ref:
Kolose 2 : 18 - 19
Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi, sedang ia tidak berpegang teguh kepada Kepala, dari mana seluruh tubuh, yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh urat-urat dan sendi-sendi, menerima pertumbuhan ilahinya.
Kolose 3:15
Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.
1 Korintus 12:13
Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
Amsal 13:20
Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.
Amsal 28:7
Orang yang memelihara hukum adalah anak yang berpengertian, tetapi orang yang bergaul dengan pelahap mempermalukan ayahnya.
1 Korintus 15:33
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Setelah melihat garis besar dari ke empat prinsip di atas pada bagian 2 kita akan membahas ke empat prinsip tersebut satu persatu.
GBU